Lucu..!! Saat Konfirmasi Terkait Pengurusan KK yang Harus disertai Ijazah di Discapil Selayar, "Oknun Dispemda Mengaku Kelolah Uang 24 M"

0 Viewers
Share:


SELAYAR, MI - Pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Discapil) Kabupaten Kepulauan Selayar kalau mau mengurus perubahan KTP / KK harus dilampirkan dengan Ijazah.

Hal inilah yang belum diketahui semua penduduk yang berada di Kecamatan Kepulauan bahkan mungkin Kecamatan Daratan Kabupaten Kepulauan Selayar. 

Menurut Anca (28) warga asal Kabupaten Gowa yang baru mau pindah Ke Kabupaten Selayar mengatakan, masalah harus adanya Ijazah yang harus dilampirkan kalau pengurusan KK itu saya belum tau, pihak Desa juga tidak menyarangkan langsung untuk membawah Ijazah.

"Kan sudah ada surat keterangan pinda WNI atar Kabupaten / Kota yang diberika pada saat pengurusan di gowa, masa harus bawah ijazah lagi. Berarti itu surat keterangan pindah atau pengantar yang dari Gowa dengan desa di anggap tidak benar atau mungkin tidak di percaya dong," jelas Anca dengan penuh rasa kekesalan saat dihubungi melalui telepon seluler miliknya.

Dia juga menambahkan, harusnya di Discapil Selayar kalau sudah ada rekomdasi dari pihak yang bersakutan dan sudah ditandatangani yang dibawah pomohon tidak usah dipersulit lagi, kan sudah jelas perpindahan penduduknya.

"Kalau menurut saya pribadi hal seperti ini lebih bagus mi mungkin tidak ada KK atau KTP ku, karena mau mengurus juga selalu dipersulit," ucap Anca.

Harusnya Pemerintah yang bersangkutan langsung, harus menyampaikan terlebih dahulu kepada pemohon saat pengurusan di Kantor, karenakan jarak antara Kecamatan Kepulauan Dengan Kota Kabupaten Selayar itu sangat jauh.

Rosnawati salah satu staf Discapil Selayar yang melayani pengurusan KK / KTP mengatakan kepada Wartawan Media Mitra Indonesia saat diwawancarai mengenai hal ini, Jum'at, 26 Oktober 2018 sekitar pukul 10.45 wita di ruang antrian pelayanan KK / KTP.

"Itu kesalahan dari pihak Desa yang tidak menyampaikan langsung ke pemohon saat pengambilan formulir, kami akan proses KK atau KTP kalau ijazah atau mau merubah KK ya harus sesuai prosedur yang ada di Selayar," ujar Rosnawati sambil tersenyum.

Yang lucunya pada saat proses wawancara antara staf discapil dan wartawan berlangsung, tiba - tiba oknum Dinas Pendapatan Daerah (Dispemda) yang tidak mau memberitaukan namanya saat ditanya dan enggang untuk berkenalan itu langsung mengganggu Wartawan yang sedang bekerja dan mengatakan,"Kalau hilang yang buat surat keterangan hilang, saya ini banyak kerjaan pak dan saya kolelah Dana Dinas Pemda itu 24 M" lucunya oknum ini.

Saat Wartawan Media Mitra Indonesia bertanya ke Oknum tidak jelas ini "Pak ini bukan masalahnya bapak, apalagi bapak tidak tau masalah apa - apa, tunggu dikantor bapak saja sebentar saya kesana cari bapak yang katanya bapak kelolah uang puluhan miliar itu".(*).
loading...