Proyek Jalan Samata Diduga Tak Berkualitas, Omar : Saya Sudah Bongkar Itu

0 Viewers
Share:


MAKASSAR, MI-- Kontraktor PT Te'ne Jaya angkat bicara terkait proyek pekerjaan peningkatan Jalan H.M.Yasin Limpo dan Simpang Jalan Samata yang menelan anggaran Rp 6 M lebih APBD. Pasalnya, proyek jalan tersebut disoroti LSM PERAK Sulawesi Selatan. 

Dalam pantauan dan investigasinya, LSM PERAK menemukan pasangan batu yang jauh dari kualitas dan menyalahi juknis serta ketebalan aspal yang diduga tidak sesuai volume. 


Pada pembuatan talud, pasangan batunya mudah terbongkar yang hanya disentuh dengan memakai tangan dan ada batang pohon juga yang diikatkan dengan pasangan batu tersebut. 

Pimpinan PT Te'ne Jaya, Omar Muhammad Sahar menyatakan sudah membongkar pasangan batu tersebut untuk dibangun ulang. 

"Saya sudah bongkar itu, disaksikan langsung sama tim dari Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Provinsi Sulsel. Tolong saya dibantu juga diinfokan mengenai pekerjaan kami jika ada yang jelek hasilnya," ucap  Ketua HIPMI Gowa ini via Whatsapp. Selasa, (23/10/18).


Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum LSM PERAK Sulsel, Jumadi, SH tetap menyayangkan adanya kejadian seperti ini. 

"Proyek Rp 6 M ini kayak ajang coba-coba setelah ketahuan jelek baru mau dibongkar dan diperbaiki, berarti kalau tidak ada yang awasi dan soroti maka masyarakat akan menerima apapun hasilnya," ujarnya. Rabu, (24/10/18).

Jumadi juga menegaskan, agar KPA, PPK dan Kontraktor jangan coba-coba melakukan pemufakatan jahat untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar dan untuk kantong pribadi. 

"Ini uang negara Bos dari pajak rakyat sebaiknya jangan main-main," terang Alumni Fakultas Hukum Unhalu Kendari ini. 

Menurut Jumadi, pihaknya tetap akan mengawasi dan memantau jalannya proyek ini sampai selesai. 

"Kami tunggu sampai selesai dan pemeliharaan lalu kami akan bertindak jika memang ada indikasi yang merugikan keuangan negara tentunya dalam laporan resmi ke penegak hukum," pungkasnya. 
(*).
loading...