Tragedi Gempa & Tsunami Sulawesi Tengah September 2018 menyisakan berbagai trauma

0 Viewers
Share:


MITRA INDONESIA - Tragedi Gempa & Tsunami Sulawesi Tengah September 2018 menyisakan berbagai trauma buat yang mengalaminya. Muh. Yusuf (40) salah satu warga Palu yang selamat karena keliling menjual, bersama beberapa warga Masyarakat Palu dan donggala lainnya.

Muh. Yusuf menjelaskan, saat tau ada gempa dan tsunami, saya ada di palopo sementara ikut pasar malam bersama teman teman lainnya, saya coba menghubungi keluarga di sana. Namum tak ada yang angkat Hpnya sekalipun Hp dalam keadaan Aktif, saat tau bahwa keluarga dan Kedua orang tua jadi korban dalam musibah ini saya hanya bisa pasrah menyerahkan semuanya  kepada Allah.

"Karena mau pulang ke palu sudah tak ada lagi keluarga dan rumah tempat tinggal, juga sudah hancur. mau kemana lagi terpaksa lanjutkan saja berjualan dipasar malam yang saya ikuti saat ini," kata Yusuf.

Muh. Yusuf juga menambahkan, saya mengucapkan terimah kasih kepada Kapolres Maros AKBP Richard, S.IK
beserta jajarannya yang telah memberi kami izin untuk pasar malam, sekalipun untuk saat ini kami harus tinggalkan Camba Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan.

"Sementara ini untuk mengadu Nasib di luar daerah Maros karena kesalahan Oknum pengurus sehingga kami harus terkatung katung di lapangan Camba selama 2 minggu, genaplah sudah penderitaan kami sebagai korban tragedi Gempa dan Tsunami Sulawesi Tengah," tambah Yusuf salah satu korban yang selamat dalam peristiwa Sulteng.

Iwan Hammer salah satu Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan yang sangat peduli dengan PKL yang saat ini mengadu nasib di pasar malam, menuturkan sangat mengutuk adanya Oknum baik dari kepolisian yang mengundang mereka masuk di wilayah camba namun ujung ujungnya menyengsarakan para PKL yang nota bene sebagian adalah Korban gempa.

"Silahkan datangi mereka periksa KTP atau kelengkapan lainnya, mereka asli penduduk Sulawesi Tengah, Palu dan Donggala. Jelas 
Iwan Hammer menutup pembicaraan dengan awak Media ini sesaat setelah menghadap Kapolres Maros diruangannya bersama Kasat Intelkam Polres Maros.

Iwan Hammer
Biro kab bone
loading...