H.M. Nasri Aboe "Pimpred Mitra Indonesia" Berpulang Untuk Selamanya

0 Viewers
Share:

(Alm). H. M. Nasri Aboe

PINRANG, MI - Mitra Indonesia berduka, Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun. Telah meninggal dunia Pimpinan Redaksi Media Mitra Indonesia Bapak H. M. Nasri Aboe sekitar pukul 11.00 pagi di kediaman beliau, Kabupaten Pinrang, Minggu (27/01/2019).

Semasa hidupnya, beliau (Alm. H.M. Nasri Aboe) dikenal oleh keluarga besar Media Mitra Indonesia adalah sosok pemimpin yang sangat ramah dan baik.

Sekitar jam 11.30 wita. Pimpinan Umum Mitra Indonesia, Sainuddin Mahmud yang dihubungi oleh istri beliau (Alm. H. M. Nasri Aboe) sempat tidak percaya karena beberapa hari yang lalu beliau masih sempat menghubunginya. "Sekitar jam 11 lewat istri alm menelpon dan langsung mengatakan bapak hajimu telah meninggal nak".

Mendengar hal ini, Sainuddin Mahmud langsung memberi kabar ke semua rekan-rekan media untuk memberi tahu kalau H.M. Nasri Aboe telah berpulang dan meninggalkan kita semua untuk selama-lamanya. 

"Saya selaku pimpinan umum Mitra Indonesia sangat kehilangan sesok wartawan senior yang dimiliki Sulsel bahkan NKRI. Karena beliau semasa hidupnya, bukan hanya sebagai Pimpred MI, H. Nasri juga adalah salah satu Pengurus DPP JOIN dan Koordinator Asean Commodity Indonesia Timur," ungkap Sainuddin.


Semoga pahala dan amal ibadah almarhum H.M. Nasri Aboe diterima disisi Allah S.W.T, dan seluruh dosa - dosanya baik yang disengaja maupun tidak disengaja oleh beliau diampuni oleh Allah SWT, Amin. Terkhusus untuk Keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan kesabaran," pungkas Sainuddin Mahmud (Pimpinan Umum Media Mitra Indonesia).

Lanjut, Hamzah Taju (Wapimpred Mitra Indonesia) yang juga mengatakan, sangat merasa kehilangan karena semasa hidupnya, beliau dikenal selalu memberi dukungan dan motivasi kepadanya. "Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, semoga amal ibadah beliau diterima disisinya. Beliau sangat baik, Pak Nasri bukan sekedar pimpinan, tetapi beliau juga sudah saya anggap seperti orang tua sendiri karena selalu memperingatiku saat melakukan sesuatu yang menurutnya membahayakan diri sendiri dan merugikan orang lain".

"Doa terbaik untuk beliau, dan terima kasih atas semua ilmu yang telah anda berikan kepada saya. Dan untuk keluarga yang ditinggalkan semoga selalu bersabar, tabah dan mengikhlaskan kepergian beliau. karena Allah S.W.T lebih mencintai beliau ketimbang kita semua," ujar Hamzah sebelum mengakhiri obrolan melalui telpon seluler miliknya.  (Nidar).



loading...