Kepala BKPDD Selayar, Petunjuk Tidak Jelas "Nilai Tambahan SKB +10" Ditiadakan

0 Viewers
Share:


SELAYAR (SUL-SEL), MI - Penambahan +10 untuk formasi umum jabatang guru dan tenaga kesehatan pada unit kerja instansi daerah berkategori terdepan, terluar, terpencil, tertinggal, dan tidak diminati berdasarkan data Kemendikbud, Kemenkes dan Kemenag. Kabupaten Kepulauan Selayar ditiadakan, (Jumat, 04/01/2019).

Ditiadakannya nilai +10 untuk Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di Kab. Kep. Selayar ini membuat banyak pertanyaan yang muncul, bahkan salah satu peserta CPNS (NF) yang mengatakan kepada awak media mitraindonesia.net melalui telepon seluler miliknya, sangat berharap dengan penambahan +10 tersebut.

"Saya sangat berharap dengan penambahan 10 poin untuk putra dan putri daerah itu, karena perbedaan nilaiku sangat tipis dengan lawan terdekatku. Tapi apa boleh buat sudah ditiadakan," ucapnya sambil menambahkan dengan kata "PHP" saat dihubungi melalui via telepon.

Di situs kepulauanselayarkab.go.id  memang jelas ada "+10 untuk putra/putri daerah" Pengumuman No. 800/23/I/2019/BKPPD tentang hasil integrasi nilai SKD dan SKB CPNS Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2018. Keterangan :

- PD: Mendapatkan nilai tambahan SKB +10 karena merupakan Putra/Putri daerah setempat yang mendaftar formasi umum untuk jabatan guru dan tenaga kesehatan pada unit kerja instansi daerah berkategori terdepan, terluar, terpencil, tertinggal, dan tidak diminati berdasarkan data Kemendikbud, Kemenkes dan Kemenag.
- K2: Mendapatkan nilai SKB penuh 100 sebagai pengganti SKB karena mendaftar di formasi Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan Eks.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPDD) Selayar Drs. Muchtar, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler miliknya mengatakan, karena petujuk yang ada tidak jelas terpaksa harus ditiadakan untuk penambahan +10 untuk putra dan putri daerah.

"Untuk putra/putri, tidak jelas petunjuknya jadi ditiadakan penambahan poinnya. Hanya nilai integrasi SKD dan SKB yang di jadikan penentu kelulusan," katanya.

Lebih lanjut, Kepala BKPDD Selayar, kalau untuk K2 hanya nilai SKD yang diambil. Sedangkan nilai SKB tergantung dari masa pengabdiannya.

"Itulah, kalau K2 yang dianggap sebagai nilai SKB tergantung dari masa pengabdiannya," tambahnya.  (HT).
loading...