Oknum Kades Balong Bulukumba Dituding Terlantarkan Istri Lalu Nikahi Wanita Lain

0 Viewers
Share:


BULUKUMBA (SUL-SEL), MI - Kepala Desa Balong, SY kecamatan Ujung Loe,  Bulukumba dituding melakukan perselingkuhan, lalu meninggalkan istri sahnya sejak beberapa tahun berlalu. Kades Balong,  menikahi seorang Oknum guru yang berstatus ASN. 

Ardianto SH,  pengacara istri pertama Kades Balong yang menggelar konfrensi pers di Cafe Zaki Kabupaten Bulukumba, Selasa 09 Januari 2019 malam menuding jika hubungan Kades Balong dianggap gelap karena tidak menceraikan istri sahnya lalu menikah dengan wanita lain. 

Menurut Ardianto juga mengaku jika Kades SY telah menyebar berita bohong di daerahnya jika telah berverai dengan istri pertanya,  SN. Namun nyatanya SN tidak memegang akta cerai,  yang ada hanya surat kasasi pengadilan. 

“Istri dari kepala desa balon telah mengetahui ada hubungan terlarang ke pada  oknum ASN pada tahun 2014 silam,”ujarnya Ardianto.

Ardianto, Kades Balong kemudian melakukan pernikahan dengan oknum guru tersebut pada bulan november 2018. Padahal menurut pengacaranya belum ada putusan inkrah dari pengadilan karena hingga saat ini SN masih menjadi istri sah kepala desa.

Ardianto juga membeberkan sejumlah bukti berupa capture sms antara SY dan Istri gelapnya yang diambil sejak tahun 2014 dan sempat bukti tersebut dibawa ke pengadilan agama saat SY mengguggat istri sahnya.

Anak dari Kepala Desa Balong Haerah Ummah membenarkan hal tersebut, dia mengaku sering mendapati sms bernada mesum dari perempuan tersebut saat ayahnya masih bersama ibunya.

“Dulu sering saya buka hp nya bapak dan baca sms dari perempuan itu,”kesalnya

Bukan hanya itu menurut Ardoanto, Syafri juga pernah digrebek di salah satu rumah di jalan jambu Kecamatan Ujung Bulu pada tahun 2017 lalu dimana saat penggrebekan ada beberapa masyarakat yang menyaksikan termasuk aparat polisi.

“Jadi bu desa (Nur Sainab) sudah melaporkan hal tersebut ke polisi namun kasusnya tidak jalan,”ujarnya lagi.

Semenjak ditinggal oleh suaminya ,Nur Sainab jatuh sakit apalagi menurut pengacaranya Syafri tidak pernah memberi uang santunan kepada anak dan istri sahnya.

Meski demikian Nur Sainab mengaku meminta rujuk dengan Syafri dikarenakan salah seorang anak mereka yang mengancam akan pergi meninggalkan kampung halamannya bila ibunya bercerai.

“Meskipun sakit hati dan malu tapi istrinya tetap mau rujuk demi anaknya,dan juga berharap pak desa tetap memberi nafkah lepada mereka berdua,”jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa Balong Syafri yang dikonfirmasi lewat telpon mengaku semua yang dikatakan pengacara istrinya itu tidak benar,dirinya membantah telah selingkuh.

Namun Syafri tidak menjelaskan seperti apa ketidak benaran yang disampaikan pengacaranya istrinya,
bahkan dirinya buru buru menutup telpon karena berdalih tengah rapat.

“Sebentarpi kita ketemu lagi sibuk ka sekarang,ada rapat,”jelasnya

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Balong Alimuddin juga mengaku isu perselingkuhan yang merebak ini sangat mencoreng Desa Balong dan meminta Kepala Desa memperlihatkan bukti kalau dirinya benar benar telah bercerai dengan istrinya kemudian menikah lagi .

“Karena Kepala Desa itu panutan jadi
di saya berharap pak desa membuktikan apakah benar sudah menceraikan istrinya secara sah dan kemudian menikah lagi dan apabila sudah menikah kuga harus memperlihatkan buktinya berupa buku nikah agar tidak ada lagi cerita buruk,”jelasnya.  (IL).
loading...