Karena Hal Ini, Pemprov DI Yogyakarta Berkunjung Ke Sulsel

0 Viewers
Share:


MAKASSAR, MI - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) dalam hal ini Biro Humas dan Protokol menerima kunjungan dari Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta di Baruga Lounge, Kantor Gubernur, Selasa (26/2/19).

Mereka adalah Asisten Pemerintahan dan Administrasi Umum Pemprov DI Yogyakarta Tavip Agus Rayanto dan Kepala Biro Umum, Humas dan Protokol DI Yogyakarta Imam Pratanadi dengan memboyong rombongan pers tour luar daerah yang terdiri dari pejabat dan staf Biro Umum, Humas dan Protokol Setda DI Yogyakarta beserta 30 orang wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Unit Kepatihan Yogyakarta.

Kunjungan ini diterima langsung oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Sulsel Devo Khaddafi dan Kepala Bagian Humas Amrullah Hanafie dan jajaran humas Sulsel.

"Selamat datang dan selamat pulang kampung. Kenapa kami katakan demikian, karena Makassar ini bukan hanya miliknya orang Bugis-Makassar tetapi juga milik Indonesia," kata Devo memberikan sambutan selamat datang. 

Mereka diterima di Baruga Lounge yang merupakan program dari Gubernur dan Wakil Gubernur, Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman untuk memberikan pelayanan terbaik. 

"Baruga ini artinya gerbang. Ini berarti selamat datang. Kita harapkan menjadi tempat pertemuan dan pelayanan lebih bagus lagi. Bukan hanya aparat yang menikmati tetapi masyarakat," sebutnya.

Devo Khaddafi menampilkan sebuah video sekaligus memaparkan program Pemprov Sulsel dan terobosan Humas Sulsel. Mulai dari Forum Humas Sulsel, Humas Sulsel Expo, Pameran Foto dan Workshop Humas Sulsel hingga Perhumas Makassar Sulsel. 

Selain itu, juga menghadirkan Humas Reaksi Cepat dan Crisis Media Centre. Khusus untuk Crisis Media Center ini sangat berperan memberikan informasi ketika terjadi bencana dan pasca bencana seperti peristiwa banjir dan longsor yang baru-baru saja terjadi. Dan yang tidak ketinggalan adalah bagaimana Humas Sulsel bekerja sama dan menjalin hubungan dengan media. 

Devo menyampaikan, bahwa sebelumnya Pemprov Sulsel juga telah mengimplementasikan hasil dari kunjungan ke Yogyakarta berupa program Smart Office yang dimiliki DIY. 

"Sekarang digunakan oleh kami di Biro Umum untuk pelayanan administrasi persuratan”. Jelas Devo.

Sementara, Asisten Pemerintahan dan Administrasi Umum Pemprov DI Yogyakarta Tavip Agus Rayanto mengapresiasi kinerja Humas Sulsel serta hadirnya Baruga Lounge.

"Contoh-contoh pembelajaran dari Sulsel ini,  kami belajar tentang penggunaan ruangan ini, bukan persoalan mewah tetapi tujuannya," ujar Tavip.

Mereka juga berharap pola Humas Sulsel dapat diterapkan di Yogyakarta terutama dalam hal pengolahan isu, penyediaan informasi dan kemitraan dengan media. Sejumlah wartawan nasional maupun lokal Yogyakarta pun antusias bertanya utamanya terkait pola kerjasama dan membangun hubungan harmonis dengan media. 

"Saya juga akan menyampaikan ke Sultan, bagaimana penanganan pemberitaan, isu yang muncul," ucapnya. 

Tavip juga mengapresiasi Devo yang dinilainya masih muda dan telah melayani tiga gubernur berbeda di Sulsel, mulai Syahrul Yasin Limpo, Soni Sumarsono dan saat ini Nurdin Abdullah.

Rombongan Pemprov dan Wartawan DIY pun selanjutnya menuju kawasan Pelabuhan Indonesia IV Makassar untuk mengetahui potensi industri perikanan dan pengolahan ikan segar serta Makassar New Port. (**).
loading...