Wisata Pantai Pasir Putih dan Mangrove Pulau Bonerate

0 Viewers
Share:




SELAYAR, MI - Camat Pasimarannu, Drs. H. Askari mengisi hari libur dengan mendatangi beberapa tempat wisata pantai dan hutan mangrove yang terletak di Dusun Miantuu, Desa Lamantu, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Minggu (24/2/19).

Perjalanan dari kota Kecamatan menuju tempat wisata pantai dusun Miantuu memang tergolong sangat ekstrim dikarenakan keadaan jalan yang penuh dengan bebatuan dan berlubang, namun hal ini tidak menjadi penghalang bagi H. Askari.

Terpantau dari awak media mitraindonesia.net, nampak hadir mendampingi Camat Pasimarannu. Kepala Desa Lamantu, Kepala Dusun, BPD, dan Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat Desa Lamantu.


Kurang lebih 12 jam, Camat Pasimarannu bersama rombongannya mengelilingi wisata pantai yang tersembunyi di ujung Utara pulau Bonerate ini menjadi keistimewaan tersendiri.

Drs. H. Askari mengatakan kalau wisata pantai Miantuu ini tidak kalah menarik dari wisata pantai yang ada di Kota Kabupaten. "Kurang lebih 12 jam saya keliling di pantai wisata dusun Miantuu, dan ada berapa objek wisata itu tidak kala menariknya dengan tempat - tempat wisata yang ada di ibukota Kabupaten".

"Mudah - mudahan tempat wisata pantai yang kami kunjungi ini dapat perhatian oleh pemerintah Kabupaten, khususnya Dinas Pariwisata," kata H. Askari.

Camat Pasimarannu ini juga sangat mengharapkan Dinas terkait bisa menganggarkan, pasalnya bukan cuma pantainya saja yang indah. Di Dusun Miantuu ini juga terdapat beberapa titik hutan mangrove yang betul-betul masih alami. "Saya yakin jika dikelolah dengan baik, Dusun Miantuu ini bisa menjadi salah satu objek wisata yang menarik, karena menawarkan pemandangan pantai pasir putih dan hutan mangrove yang masih alami. Dan akan menjadi pertimbangan para wisatawan karena keindahan yang disajikan di tempat wisata ini".

Lebih lanjut, Kepala Desa Lamantu, Tayeb mengatakan kalau pihak Desa sudah menganggarkan untuk pengadaan wisata khusus hutan mangrove Miantuu dan Larasati menggunakan APBDes sebesar 30 juta rupiah.

"Mudah - mudahan apa yang kami anggarkan lewat APBDes itu disaat asistensi reviu dan evaluasi nanti di dukung oleh pemerintah Kabupaten. Dan ini sebagai motivasi pemerintah Kabupaten agar lebih memperhatikan, bahwa di Desa Lamantu itu ada tempat - tempat wisata yang tidak kalah dengan apa yang ada di tempat wisata yang lain. Akses ke tempat wisata ini itu sudah di programkan," pungkas Tayeb.  (**/NM).

loading...