Ketum KOMPAK Bontoa Minta Bawaslu Melakukan PK atas Putusan yang Dikeluarkan

0 Viewers
Share:


BULUKUMBA, MI - Komunitas Pemuda Kampung Bontoa (KOMPAK BONTOA)  mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bulukumba mengeluarkan putusan tanggal 26 Maret 2019 atas laporan dengan nomor: 007/LP-TPP/SG/PL/Kab/27.05/III/2019 tertanggal 12 Maret 2019. Pelapor Muh. Basri Lampe anggap putusan Bawaslu Bulukumba sangat keliru.

Ketua Umum Komunitas Pemuda Kampung Bontoa (KOMPAK BONTOA) Muh. Basri Lampe menjelaskan, adanya keputusan Bawaslu Bulukumba atas dasar laporan kepala Desa Jojjolo yang dianggap melakukan penyelewengan wewenang dan kampanye kepada salah satu penerima raskin. Sehingga Bawaslu Bulukumba mengeluarkan putusan yang sangat keliru karena dianggap tidak mengkaji secara komprehensif dengan bukti yang ada. 

"Laporan kami masukkan di Bawaslu Bulukumba kami anggap cukup bukti dengan pelanggaran diatur dalam pasal 282 dan 490 tentang pemilu," katanya.

Olehnya itu, lanjut Muh. Basri, pada redaksinya ada yang diuntungkan dan ada yang dirugikan, maka terkait laporan saya yang dirugikan adalah penerima raskin dan diuntungkan suami kepala desa selaku Caleg. 

"Sangat jelaslah pelanggaran tersebut, sehingga putusan Bawaslu dianggap sangat keliru. Maka kami harapkan kepada Bawaslu Bulukumba agar melakukan Peninjauan Kembali (PK)," ungkap Basri, Minggu (31/3/2019). (IL).
loading...