Kunker ke Selayar, Kajati Sulsel : Forkopimda modal utama menggerakkan pembangunan

0 Viewers
Share:


SELAYAR, MI - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan (Sulsel), Tarmizi, S.H., M.H., melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Kepulauan Selayar, Selasa (30/4).

Kunker Kajati Sulsel merupakan rutinitas yang harus ia lakukan. Selain ingin mengetahui wilayah hukum Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Selayar, Kajati juga ingin melihat sarana dan prasarana Kejaksaan Negeri, apakah sudah memadai atau belum dalam rangka memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat khususnya masyarakat pencari keadilan. Demikian dikemukakan Kajati Sulsel Tarmizi, S.H., M.H., saat melakukan ramah tamah dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar di Sunari Beach Baloiya, Selasa malam.

Dalam ramah tamah tersebut hadir Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Basli Ali, Sekda Selayar, Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si., unsur Forkopimda, para Pimpinan OPD, pimpinan instansi vertikal, BUMD, Camat, Lurah dan Kepala Desa, para tokoh masyarakat, dan tokoh agama, serta undangan lainnya.


Dalam kunkernya, Kajati melihat bahwa kekompakan Forkopimda adalah modal utama dalam menggerakkan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Selayar. 

"Kekompakan ini sangat penting, karena perannya berkontribusi untuk membantu Bupati dalam hal menggerakkan pembangunan di daerah. Ini adalah modal utama dalam membangun daerah ini lebih baik ke depan," kata Tarmizi.

Terkait dengan pesta rakyat pemilu serentak 2019, khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar, Kajati memantau bahwa pemilu itu dapat berlangsung dengan baik. Ia menilai bahwa partisipasi pemilih sangat tinggi.

Lanjut, Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Basli Ali menyampaikan potensi Kabupaten Kepulauan Kepulauan Selayar berdasarkan letak geografisnya. Ia mengatakan bahwa kondisi Kabupaten Kepulauan Selayar berbeda dengan kabupaten lainnya di Sulawesi Selatan, yang seluruh wilayahnya terpisah dari daratan Pulau Sulawesi. Hal tersebut kata Basli adalah merupakan tantangan tersendiri dalam membangun Kabupaten Kepulauan Selayar.


Dihadapan Kajati, Basli Ali juga menyampaikan keluhannya, terkait daya serap anggaran pemerintah pusat yang dinilai lamban, yang berakibat terganggunya pelayanan kepada masyarakat. Olehnya itu ia berharap para pimpinan OPD agar mampu berinovasi.

"Karena anggaran pusat juga terbatas, saya yakin daerah yang tidak mampu menyerap anggarannya akan ditarik oleh pemerintah pusat," katanya.

Terkait dengan hal tersebut Basli berharap kehadiran Kajati Sulsel di Selayar dapat memberikan dorongan moral agar pemerintah dan masyarakat Selayar dapat bekerja dengan baik.

Menyikapi soal potensi Kabupaten Kepulauan Selayar, Kajati mengemukakan bahwa Bupati dan Wakil Bupati membutuhkan dukungan besar dari OPD dan seluruh elemen masyarakat untuk menggerakkan pembangunan di daerah ini. 

"Pak Bupati dan Wakil Bupati tidak mungkin bekerja sendiri. Sekecil apapun kontribusi dari seluruh stakeholders, itu akan sangat bermakna," ujar Kajati Sulsel.

Dikatakan salah satu yang paling utama dari semua OPD adalah bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

"Kalau memang bisa diselesaikan di Desa, ya selesaikan di Desa. Kalau bisa diselesaikan di Kecamatan, tuntaskan di Kecamatan. Batasan kewenangan yang diberikan kepada tiap OPD sudah jelas. Pelayananlah yang menjadi utama dalam memberikan kesejahteraan kepada masyarakat," terangnya. (**).
loading...