Panwascam Pasimarannu Klarifikasi Dugaan Politik Uang di Dapil 3

0 Viewers
Share:

Alwan Sihadji, S.H.
(HPP Panwascam Pasimarannu)

SELAYAR, MI - Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Pasimarannu mengklarifikasi terkait kabar beredarnya politik uang yang terjadi di Desa Bonea, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ditemui oleh awak media mitraindonesia.net, hari ini, Minggu (21/4). Devisi Penanganan Pelanggaran (HPP) Panwascam Pasimarannu, Alwan Sihadji, S.H., mengatakan kalau memang betul beberapa hari yang lalu salah satu calon dari partai Demokrat datang untuk menyampaikan dugaan politik uang yang terjadi di Desa Bonea.

"Kedatangannya ke Bawaslu bukan sebagai pelapor, karena syarat sebagai polapor harus memiliki identitas dan bukti-bukti," katanya.

Olehnya itu, lanjut Alwan, saya sudah menyampaikan untuk datang kembali besok dan membawa semua bukti-buktinya. "Kami tunggu pagi tetapi tidak datang, jadi siangnya kami telepon. Tetapi Bang Udin tidak bisa melengkapi semua bukti-buktinya".

"Setelah kami diskusi internal langsung melakukan investigasi di lapangan terkait informasi ini, karena kami anggap ini informasi awal, kalau pun kami temukan sendiri ini akan jadi temuan bukan lagi laporan," ujar Alwan.

Lebih lanjut, Alwan Sihadji juga mengatakan kalau malamnya Panwascam langsung menginstruksikan kepada PPL di Desa Bonea untuk mengklarifikasi informasi sesuai keterangan dari Udin Demokrat, dan setelah ditelusuri semua tidak ada.

"Kami dari Panwascam menganggap ini cuma hoax, yang bisa merugikan salah satu kandidat lain yang sementara ikut berkompetisi," tambahnya.

Kalau memang Bang Udin sudah cukup bukti, silahkan datang kembali ke Panwascam Pasimarannu untuk melapor. "Karena kami dari Panwascam Pasimarannu siap untuk menindaklanjuti semua laporan yang masuk," kunci Alwan Sihadji, S.H., selaku Devisi Penanganan Pelanggaran Panwascam Pasimarannu. (HT).
loading...