PERAK Desak Caleg Aris Muhammadia dan Anaknya Didiskualifikasi

0 Viewers
Share:


MAKASSAR, MI - Kasus dugaan politik uang H. Aris Muhammadia dan Anaknya H. Dimas Adiputra. AM sudah berproses di Paswancam Tallo sebagai perpanjangan tangan Bawaslu Kota Makassar. 

Lembaga Pemantau Pemilu (LPP) LSM PERAK mendesak Bawaslu Kota Makassar segera menindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku. 

"Kami sudah laporkan satu hari setelah kejadian dan kami melakukan investigasi dan pengamatan selama dua hari dia membagi-bagikan uang. Selain dugaan politik uang, mereka juga menyalahi waktu yang diperkenankan sosialisasi," ungkap Jumadi, SH, Koordinator Divisi Hukum LSM PERAK, Senin (1/4/19).

Jumadi menjelaskan, uang itu diberikan saat acara sosialisasi caleg tersebut sejak hari Kamis, 21 Maret 2019 hingga hari ini Jum'at mereka masih melakukan kegiatan tersebut.

Acara sosialisasi itu, digelar di rumah H. Aris Muhammadia di Jalan Korban 40.000 samping Puskesmas Jumpandang Baru, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.


"Acara itu dihadiri oleh ratusan orang warga yang silih berganti hadir dari sekitar warga Kecamatan Tallo," katanya.

Di acara itu, H. Aris Muhammadia dan anaknya bersosialisasi dan memperkenalkan diri sebagai Caleg, lalu membagi-bagikan uang senilai Rp 50.000 untuk satu pemilik Kartu Keluarga. Uang itu diberikan dengan alasan sebagai bantuan pengganti transportasi warga.

"Kami datangi Caleg yang bersangkutan untuk diklarifikasi bahkan kami hadirkan pihak Panwascam. Namun Caleg tersebut terungkap lewat video rekaman dan pernyataan Panwascam kalau acaranya sudah melewati batas waktu. Dimana Caleg tersebut seharusnya selesai di jam 11 tapi hingga pukul 12 siang tetap dibagikan dan dilanjutkan lagi setelah dhuhur. Parahnya besoknya dilanjut lagi," terang Jumadi.

Selain dibagi-bagikan uang pecahan Rp 50.000, disisihkan juga kartu nama caleg yang bersangkutan.

Melihat kejadian itu, LSM PERAK selaku Lembaga Pemantau Pemilu (LPP), akan mengawal laporannya hingga ada putusan hukum yang jelas Bawaslu Kota Makassar dan pihak penegak hukum. 

"Kita sudah kumpulkan data, bukti dan baket. Setidaknya ini sudah memenuhi unsur untuk ditindak lanjuti sebagai temuan, wajib kiranya Bawaslu menindak tegas jika memang terbukti," tegasnya.

Sementara itu, Ketua LSM PERAK, Adiarsa MJ mengatakan, setelah dilakukan kajian, pihaknya akan terus mengawal dan memantau kasus ini. 

"Kita sudah kaji dan ini ada indikasi pidananya. Bawaslu harus tegas kalau memang indikasi pelanggarannya kuat. Kalau memang terbukti melanggar, Caleg seperti ini harus didiskualifikasi," tegasnya. 

Diketahui H. Aris Muhammadia dan anaknya maju lewat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). H. Aris Muhammadia Caleg DPRD Provinsi Sulsel nomor urut 1 Dapil Makassar A. Sedangkan anaknya H. Dimas Adiputra AM maju Caleg DPRD Kota Makassar dapil 2 Makassar meliputi wilayah Kecamatan Tallo, Wajo, Bontoala, Ujung Tanah dan Sangkarrang. (**).
loading...