PLN Segel KWh Warga Parang Layang Yang Sedang Berduka

0 Viewers
Share:


MAKASSAR, MI -- Warga Parang Layang sesalkan tindakan yang dilakukan oleh salah satu oknum pegawai PLN yang bertugas melakukan penyegelan KWh di Kelurahan Parang Layang Kecamatan Bontoala Kota Makassar, Selasa (9/419). Pasalnya, tindakan yang dilakukan dianggap tidak manusiawi.

Seperti yang diungkapkan Rudi salah satu warga Parang Layang lorong 15. Dirinya mengatakan, pegawai PLN menyegel kilometer warga yang lagi berduka.

”Iya Pak, oknum pegawai PLN langsung menyegel kilometer, padahal warga sementara menunggu kodong mayat di rumah duka," katanya.

Rudi juga mengatakan, dirinya sempat menegur oknum PLN tersebut yang ingin menyegel KWh, namun oknum pegawai PLN tetap bersikeras menyegel alasannya menunggak pembayaran selama 2 bulan.

”Saya sempat menegur Pak, namun pegawai tersebut tidak menghiraukan teguran saya. Dia mengatakan harus disegel karena sudah 2 bulan menunggak pembayarannya," tutur Rudi terlihat kesal.


”Kami dari keluarga Almarhumah Mba Narti meminta kepada pihak PLN supaya lebih bijaksana dalam tindakan penyegelan, jangan langsung menyegel lihat sikon dan kondisi apalagi kami lagi berduka," pintanya.

Sementara itu, Ketua LSM PERAK Kota Makassar, Sutoyo Gaffar sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oknum PLN tersebut. 

"Setahu kami kalau dua bulan itu masih bisa diberikan kebijakan. Perlakuan oknum tersebut sangat tidak manusiawi," jelas Sutoyo. 
(Ditho)
loading...