Seorang Tukang di Makassar Desak Oknum Caleg Bayar Tunggakan Upahnya

0 Viewers
Share:

Heriyanto

MAKASSAR, MI - Sesuai jadwal, Pemilu yang terdiri dari Pilpres dan Pileg digelar besok, 17 April 2019. Semua kontestan pemilu, baik paslon Capres-Cawapres RI maupun Calon Legislatif di berbagai tingkatan (DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, dan DPR-RI) serta Calon Senator atau DPD-RI, siap memasuki arena kompetisi politik secara demokratis dengan segala risiko kalah-menang.

Masa kampanye mereka telah lalui dan hasilnya semua optimis meraih kursi. Namun, berbeda dengan Caleg Pusat PKS Dapil Sulsel 1 ini. 


Caleg  PKS Nomor Urut 7 berinisial ARM yang berlatarbelakang kontraktor ini justru direcoki dengan urusan tunggakan upah tukang. 

Tukang bernama Heriyanto itu bolak-balik terus mendatangi rumah ARM di Makassar. Oknun caleg perempuan beralamat di Jl. Maipa Lr. 35 No. 16 Makassar ini pun kerap berjanji dengan meyakinkan akan membayar jika ia sudah punya uang. Namun sampai sekarang belum ada realisasi. 

Teranyar, balum lama ini, Heri mendatangi lagi ARM di alamatnya yang lain di Perumahan Mutiara di Makassar, namun yang bersangkutan tidak di tempat. Konon, waktu itu, ARM sedang ke Takalar.

Karena kecapaian dan belum membuahkan hasil, walau sudah berupaya maksimal, Heri akhirnya menghubungi redaksi media ini, via ponsel, Senin malam (15/4). Singkat, dia  menceritakan masalah yang dialami.

Menurut Heri, sisa dana yang masih harus ia terima dari ARM kurang lebih Rp75 juta. “Saya punya kontrak dengan PT Artha Rp241 juta pak. Saya baru ambil 90 juta, yang lainnya dibantu bahan,” tutur Heri sambil menyebut proyek yang dikerja adalah Ruangan IGD RS Umum di Sinjai tahun anggaran 2017. (Jonan).
loading...