Demokrat Dua Kursi di Dapil 2 Makassar, H. Ray Pastikan Pemilik Satu Kursi

0 Viewers
Share:


MAKASSAR, MI – Partai Demokrat meraih dua kursi di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Makassar meliputi wilayah Kecamatan Tallo, Wajo, Bontoala, Ujung Tanah dan Sangkarrang.

Tim pemenangan H. Ray Suryadi Arsyad menyambut baik peluang dua kursi Demokrat tersebut.

“Alhamdulillah, Demokrat mendapatkan dua kursi untuk Dapil 2 Makassar. H. Ray dengan nomor urut 10 meraih suara terbanyak dari Sepuluh Caleg internal Demokrat di Dapil 2 Makassar,” kata koordinator data dan pemenangan H. Ray, Ros, Sabtu (4/5/19).

Ros mengungkapkan, dari Sepuluh Caleg Demokrat di Dapil 2 Makassar. Semua TPS berdasarkan C1 internal yang kami kumpulkan, nama H. Ray paling dominan dengan suara berkisar 9.000 dari lima kecamatan disusul Hj. Fatma Wahyudin, Basdir dan Haeruddin Hafid. Jadi, jika memperoleh dua kursi kemungkinan kursi kedua milik Hj. Fatma atau Basdir. 

“Nyaris di Lima Kecamatan di dapil 2 Makassar, nama H. Ray ada dan memiliki suara sangat signifikan. Paling banyak Kecamatan Ujung Tanah, Tallo dan Sangkarrang,” ujarnya.

Kata Ros, nama Caleg yang mencuat di media Online atau media sosial sebagai calon anggota dewan terpilih hanya prediksi bertujuan mempengaruhi opini publik yang menempatkan Hj. Fatma dan Basdir yang terpilih.

“Kami hanya berpatokan pada data C1 KPU yang dimiliki saksi-saksi. Saya berharap tim tak terpengaruh dengan data di media sosial saat ini. Insya Allah, KPU akan menetapkan nama H. Ray Suryadi Arsyad peraih suara terbanyak di internal Partai Demokrat untuk Dapil 2 Makassar,” ucapnya.

Ros menambahkan, dari semua data C1 di Lima Kecamatan, H. Ray lebih banyak dari Hj. Fatma, Basdir dan Haeruddin Hafid.

“Bahkan di Kecamatan Ujung Tanah, Tallo dan Sangkarrang, H. Ray pemilik nomor urut 10 paling menonjol dengan peraihan suara terbanyak, malah suara Hj. Fatma dan Basdir jauh selisihnya,” bebernya.

Pihaknya akan terus mengawal hingga penetapan KPU Kota Makassar.

"Inshaa Allah, Sepuluh kursi jatah DPRD di Dapil 2 Makassar, satunya milik H. Ray," pungkasnya. (**).
loading...