Karena Ini, LPP segel RI Akan Laporkan MPM Finance Ke Polda Sulsel

0 Viewers
Share:


MAKASSAR, MI - Terkait pemberitaan sebuah pembiayaan yang terjadi beberapa hari lalu 'MPM Finance' yang diduga mengambil mobil nasabah dengan modus membodohi nasabah/konsumen sendiri.

Setelah Petugas MPM Finance Makassar menyampaikan kepada pemilik mobil 'Akbar' kalau mobilnya harus diselesaikan di daerah Kota Palopo karena mobil tersebut dikeluarkan disana.

"Petugas MPM Finance mengatakan kepada saya, karena mobil saat dikeluarkan di wilayah kota Palopo, jadi untuk penyelesaiyannya juga harus di wilayah itu juga," ucap Akbar pemilik mobil kepada awak media.

Akbar yang tinggal di Kabupate Bone terpaksa harus berangkat ke Kota Palopo guna pengurusan semua administrasi dalam bentuk pembayaran tunggakan dua bulan sebesar Rp 4.400.000,-.

"Pas sampai di Palopo saya disuruh melakukan pelunasan sebesar 70 juta dengan alasan mobil itu sudah ditangani oleh pihak Leasing," kesal Akbar.

Lebih lanjut, Akbar yang merasa dirinya telah ditipu dan disolimi langsung melaporkan hal ini kepada salah satu lembaga publik yakni, LPP segel RI.

Dihubungi via ponsel oleh awak media ini, Ketua KADIRPDA LPP segel RI Hariadi TL mengatakan kalau kasus ini sudah melanggar aturan UU Konsumen/dan UU Fidusia NO 42 tahun1999. Dimana sudah sangat jelas tidak diperbolehkan Depkolektor atau petugas penarikan kendaraan mengambil kendaraan dijalan tanpa menyertakan sertifikat FIDUSIA dan bilamana dilakukan itu adalah PIDANA.

"MPM Finance diduga sudah melakukan perampasan kendaraan dan suatu bentuk penipuan kepada konsumennya sendiri. Maka dari itu kami dari pihak LPP segel RI terpaksa akan membawa dan melaporkan MPM Finance Makassar kepada Polda Sulsel tetkait kasus ini," pungkasnya. (Akbar).
loading...