Pemda Selayar Gelar Jumpa Pers Capaian di Sektor Perindagkop dan UKM serta PMPTSPTK

0 Viewers
Share:


SELAYAR, MI - Pemerintahan Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar Jumpa Pers terkait capaian kinerja Pemda Selayar tiga tahun terakhir di Sektor Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop dan UKM), serta Sektor Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (PMPTSPTK). Selasa (7/5).

Kegiatan yang digelar oleh Humas Pemda Kepulauan Selayar ini berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati dan dihadiri oleh Wakil Bupati Selayar, Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., Sekretaris Daerah Selayar, Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si., Kadis Perindagkop dan UKM, Drs. Hizbullah Kamaruddin, Kadis PMPTSPTK, Mesdiono, Kadis Pertanian dan Perkebunan, Ir. Ismail, Asisten Ekbangkesra, Ir. H. Arfang Arif, Administrasi, Drs. Dahlul Malik, M.H., Kepala Bappelitbangda, Drs. H. Basok Lewa, Kabag Humas dan Protokol, Rahmania, dan perwakilan media Cetak dan Online.

Dalam kegiatan ini, Wabup Selayar, Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., memberikan gambaran secara umum tentang capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar selama tiga tahun terakhir tentang program kerja dan realisasinya hingga tahun 2021. Yakni terwujudnya masyarakat maritim yang sejahtera sebagaimana visi yang diusung dalam pemerintahannya.

Lebih lanjut, Kadis Perindagkop dan UKM, Drs. Hizbullah Kamaruddin juga menyampaikan bahwa ada beberapa bidang terkait yang melalui Dinasnya, diantaranya di Bidang Perindustrian.

"Bidang perindustrian menjadi salah satu program Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar. Salah satunya, pusat distribusi kawasan logistik Indonesia Timur," katanya.

Sementara itu Kadis PMPTSPTK, Mesdiono mengatakan dalam materinya bahwa salah satu program gratis Pemerintahan Bupati Basli Ali dan Wakil Bupati Zainuddin adalah program pemberdayaan masyarakat. Diantaranya tentang pembagian mesin jahit gratis.

"Pembagiannya dilakukan apabila yang bersangkutan memiliki sertifikat dari Balai Latihan Kerja (BLK), sehingga tidak semua pemohon diberikan," ujar Mesdiono. (**).
loading...