Puskesmas Watusongu di Ulubongka Touna Sulteng Butuh Ambulans

0 Viewers
Share:


TOJO UNA-UNA, MI - Meskipun baru berdiri, Puskesmas Watusongu yang berada di Kecamatan Ulubongka, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah sejak Januari 2019 atau tahun ini mulai beroperasi.

Selama pengoperasiannya, puskesmas yang dipimpin Plt. Kapus, Nursalam Lakadjo telah banyak dikunjungi warga sekitar yang datang berobat. Selain memberi pelayanan perawatan, puskesmas yang didirikan untuk menjangkau 8 (delapan) desa dan 1 (satu) dusun di Ulubongka ini juga menyediakan pelayanan untuk persalinan.

Ke 8 Desa tersebut yakni, Desa Ue' Kambuno, Desa Tobamawu, Desa Rompi, Desa Mire, Desa Watusongu, Desa Bone Bae I, Desa Paranonge, dan Desa Kasiala. Dan Dusun Linte.

Sekilas, melihat bangunan puskesmas Watusongu ini memang terlihat indah dengan gaya arsitektur yang tampak mewah dan di dalamnya terdapat beberapa ruangan. Sesemuanya memiliki fungsi sesuai kebutuhan, juga terdapat ruang di depan yang cukup luas, semacam ruang loby.

Area lahan pembangunan puskesmas ini memang terbilang luas. Buktinya, selain gedung puskesmas juga terdapat bangunan tempat tinggal sebanyak 3 (tiga) unit rumah dinas. Itupun, lahannya yang dikelilingi pagar tembok, masih ada yang kosong.
Untuk personil yang bertugas, ada kurang lebih 35 orang. Terdiri dari 10 PNS atau ASN, selebihnya tenaga honor.

Hanya saja, Puskesmas Watusongu belum memiliki nomor registrasi. Makanya, puskesmas ini langsung di bawah kendali Dinas Kesehatan Touna. Namun koordinasi dengan Puskesmas Marowo, tetap berjalan. 
Betapa tidak, Puskesmas Watusongu sendiri masih terkendala menangani pasien rujukan. Pasalnya, belum ada mobil ambulans milik puskesmas ini. Armada tersebut harus siap kapan dibutuhkan untuk angkutan pasien. Begitu juga dokter, satupun belum ada.

Kadis Kesehatan Touna, Dra. Jafanet Alfari, MAP yang dihubungi via WhatsApp, tadi malam (Kamis, 23/5), terkait nomor registrasi itu, mengatakan, sedang dalam proses. Namun ia tidak menyebut kapan nomor registrasi itu ada.

Kadis ini mengakui masih kurangnya tenaga medis di puskesmas Watusongu. Pihaknya, kata dia, akan mengusahakan anggaran daerah dan nusantara sehat atau DAK untuk puskesmas ini. Karena apapun, semuanya tergantung anggaran termasuk pengadaan dokter dan lainnya. Khusus ambulans, Jafanet berjanji akan usahakan tahun 2019.

"Mobil ambulans tahun ini diusahakan," ungkapnya. (Jonan).
loading...