Kemensos Akan Gelar Jambore dan Bakti Sosial Tagana di Daerah Ini ?

0 Viewers
Share:


mitraindonesia.net - Kementerian Sosial menggelar Jambore dan Bakti Sosial Taruna Siaga Bencana (Tagana) dengan mengangkat tema "Tagana Menjaga Alam" yang diselenggarakan pada 25-29 September 2019 di beberapa wilayah di Jawa Timur.

Melalui tema ini, Tagana mengajak masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan bencana. Salah satunya dengan menjaga alam dimulai dari hal yang paling mudah dilakukan di lingkungan sekitar.

"Tagana Jawa Timur telah memulai gerakan untuk menjaga alam dengan menyemai bibit pohon keras untuk dibagikan ke masyarakat di 38 kota dan kabupaten di Jawa Timur," kata Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita.

Mensos menyebutkan setiap satu orang Tagana menyemai 100 bibit, sementara jumlah Tagana Jawa Timur sebanyak 1.600 personel sehingga terkumpul sebanyak 160 ribu bibit pohon. Masyarakat bisa mendapatkannya secara gratis dengan membawa 5-10 botol plastik bekas untuk ditukar bibit pohon.


Mensos mengatakan, kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas penanggulangan bencana di Indonesia dan ASEAN. Kegiatan Jambore ini berlangsung di tiga kota yaitu di Surabaya, Pasuruan dan Probolinggo.

"Sebagian besar wilayah Indonesia adalah rawan bencana. Belajar dari bencana alam yang terjadi baik tsunami, gempa bumi, gunung api aktif, banjir bandang, dan sebagainya. Kementerian Sosial terus memperkuat mitigasi bencana berbasis masyarakat melalui Tagana dan Kampung Siaga Bencana," katanya.

"Jambore dan Bakti Sosial Tagana 2019 adalah momentum personel Tagana meningkatkan kompetensi dan kapasitas dalam penanggulangan bencana. Kegiatan ini juga menjadi wadah para relawan kebencanaan di Indonesia dan ASEAN bertemu untuk berbagi pengalaman dan proses belajar bersama dari setiap karakteristik bencana dan budaya," ungkap Agus, Kamis (26/9) kemarin.

Jambore yang berlangsung di tiga titik yakni di Surabaya, Pasuruan, dan Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Untuk di Surabaya berlangsung di Gedung Negara Grahadi. Di Pasuruan dilaksanakan di dua titik yakni Graha Candra Wilwatikta dan Danau Ranu Grati. Sedangkan, di Probolinggo berlangsung di Lautan Pasir Taman Nasional Gunung Bromo.

Puncak Jambore Tagana tersebut dihadiri oleh sekitar 2.750 Tagana seluruh Indonesia, perwakilan ASEAN Malaysia, Brunei Darussalam, dan Myanmar. Hadir pula perwakilan NGO lokal, NGO internasional, Perwakilan Kampung Siaga Bencana (KSB), Pilar-pilar Sosial, dan relawan kebencanaan lainnya di Lautan Pasir Taman Nasional Gunung Bromo. (**/Red).
loading...