PMR Madya SMPN 6 Kep. Selayar Gelar Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua

0 Viewers
Share:


SELAYAR, MI - PMR Madya SMPN 6 Kepulauan Selayar menggelar Pemilihan Ketua Umum dan Wakil Ketua PMR Madya untuk periode 2019-2020 yang berlangsung di Aula SMPN 6 Kepulauan Selayar, Minggu (29/9/2019) pagi.

Pemilihan ini digelar mirip dengan penyelenggaraan pemilu yang digelar di masyarakat oleh KPU RI. Bagaimana tidak, dalam Pemilihan ini panitia terdiri dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) PMR, Panitia Pengawas Pemilu, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Saksi TPS, serta Petugas TPS Lainnya.

Dan dari hasil perhitungan suara menetapkan, Muh. Alamsyah unggul dari calon lainnya dengan mengumpulkan 33 suara dari 57 orang yang hadir memberikan hak suaranya, sementara wakil ketua terpilih adalah Muh. Risky dengan perolehan 36 suara.


Ketua terpilih mengungkapkan bahwa pemilihan ini sangat demokratis dan dilakukan dengan baik. "Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua PMR Madya ini sangat demokratis, tidak ada intervensi dan semua diberi kebebasan untuk memilih. Saya selaku ketua terpilih harus mengikuti beberapa tahapan dulu, diawali dengan pendaftaran, kemudian tes wawancara, dan debat terbuka dengan calon lain," kata Muh. Alamsyah.

Sementara itu, Fajar Nur, S.Pd., selaku Pembina PMR Madya SMPN 6 Kepulauan selayar menyampaikan bahwa, "Inilah moment demokrasi yang anak-anakku lakukan di PMR Madya, dan bapak berharap setelah anak-anakku mengikuti beberapa rangkaian mulai dari seleksi calon anggota, mengikuti Diklat dan Diksar sampai pada hari ini, memilih ketua dan wakil ketua untuk tidak berhenti sampai disini berproses di PMR Madya SMPN 6 Kepulauan Selayar," harapnya.

Lebih lanjut, Fajar juga mengatakan, kalau untuk ketua yang terpilih jalankan visi dan misi sebagai pertanggungjawaban kepada anggota yang dilaksanakan selama satu periode kepengurusan.

Di tempat yang sama, Ade Ilhamsyah selaku koordinator relawan PMI untuk PMR Madya saat ditemui oleh awak media mengatakan bahwa Ini pertama kali dilakukan dalam organisasi ekstrakurikuler seperti PMR.

"Pemilihan dilangsungkan hampir mirip dengan pelaksanaan pemilu yang digelar KPU RI, tujuannya tentu untuk memberi edukasi kepada calon-calon pemilih masa depan bahwa seperti inilah gambaran kecil tentang pemilihan diluar sana," kunci Ade Ilhamsyah. (NM).
loading...