Kepsek SDI 85 Kep. Selayar Diduga Tidak Sesuai Petunjuk Teknis Kelola Dana BOS

0 Viewers
Share:


SELAYAR, MI - Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SDI 85 Kep. Selayar yang berada di Desa Bonerate, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar diduga tidak sesuai petunjuk teknis (Juknis).

Bagaimana tidak, saat awak media ini berkunjung ke SDI 85 Kep. Selayar, Senin (11/11). Beberapa guru yang dimintai keterangannya seakan - akan tidak mengetahui penggunaan dana BOS di sekolahnya untuk apa-apa saja.

"Kalau bantuan tidak ada ji, tapi kalau dana BOS langsung maki saja ke penanggungjawab barang atau langsung maki saja ke kepala sekolah bertanya. Kami tidak tau ?," ucap beberapa guru kepada awak media ini.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDI 85 Kep. Selayar yang ditemui di ruang kerjanya menjelaskan kalau di SDI 85 Kep. Selayar sampai bulan November 2019 ini baru mencairkan dana BOS tahap kedua (Triwulan 2), "Seharusnya tahap tiga, tapi saya belum cairkan ?," katanya.


Ditanya terkait penggunaan dana BOS, Kepsek ini mengatakan kalau pihaknya menerima anggaran dana BOS sebanya Rp. 43.000.000,- /Triwulan. "Penggunaan BOS itu sudah ada semua dalam RKS (Rencana Kerja Sekolah)," jawabnya dengan nada agak kesal.

"Anggaran ini kami gunakan untuk kesejahteraan para guru - guru, seperti perkemahan misalnya. Sebenarnya tidak ada dalam RKS, tapi karena ada program pemerintah makanya kami adakan saja karena anggarannya itu sekitar 3 jutaan," katanya lagi.

Diminta untuk menunjukkan Rencana Kerja Sekolah (RKS) sebagai dasar setiap kegiatan dan satuan pendidikan, kepala sekolah ini spontan menjawab, "RKS nya ada di Selayar saya lupa bawa, tidak ada di sekolah ini," jawabnya.

"Sebenarnya tidak bisa membangun, tapi saya bangun pagar tembok taman sokolah. Hanya laporannya kami masukkan itu laporan pemeliharaan, karena dilarang membangun," ucapnya secara tegas kepada awak media.

Walaupun sudah diberikan kewenangan dalam pengelolaan anggaran dana BOS. Seharusnya seorang kepala sekolah mengikuti petunjuk teknis. Tapi dengan adanya pernyataan ini, diduga petunjuk teknis sebagai dasar penggunaan anggaran tidak diindahkan pada sekolah ini.

Sekedar diinformasikan, jumlah siswa di SDI 85 Kepulauan Selayar sebanyak 289 orang . Itu berarti sekolah ini mengelola anggaran bantuan operasional sekolah ratusan juta per tahunnya.

Untuk mempertanyakan hal ini, awak media bentengnews.id telah menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Selayar via WhatsApp namun belum ada jawaban hingga berita ini ditayangkan. (HT).
loading...