Seorang Jurnalis Dilarang Liputan Proses Pelipatan Kertas Suara Pilkades Selayar

0 Viewers
Share:


SELAYAR, MI - Adanya pelarangan pengambilan gambar untuk kebutuhan pemberitaan tahapan Pemilihan Kepala Desa serentak 2019 di Kabupaten Kepulauan Selayar. Membuat Ketua Ikatan Jurnalis Selayar (IJAS) Arsil Ihsan angkat bicara melalui siaran Pers IJAS, Sabtu, (30/11) siang.

Berdasarkan keterangan Wartawan, Rizal Dg. Sibunna yang mengatakan bahwa Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang telah melarang dirinya melakukan pengambilan gambar proses pelipatan surat suara yang dilaksanakan di kompleks kantor Bupati Kepulauan Selayar pada Sabtu (39/11).

"Dampak dari pelarangan yang telah dilakukan oleh Kadis PMD, Rizal Dg. Sibunna telah kehilangan momen pengambilan gambar serta terganggu dalam mengemban tugas sebagai seorang jurnalis," ujar Ketua Ijas.

Ketua IJAS juga menilai bahwa telah terjadi penghalangan kerja jurnalistik di kantor pemerintah yang merupakan ruang publik yang bisa diakses oleh semua orang termasuk oleh jurnalis dan media.

"Tindakan semacam itu tak sejalan dengan Pasal 4 ayat (3) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang menyatakan, 'Untuk Menjamin Kemerdekaan Pers, Pers Nasional Mempunyai Hak Mencari, Memperoleh dan Menyebarkan Gagasan dan Informasi," katanya.

Bahkan pelarangan liputan semacam ini bisa diancam pidana, seperti yang tertuang dalam Pasal 18 ayat 1 UU Pers, yang menyatakan, "Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta," katanya lagi.

Selain itu, Panitia Pilkades Selayar dinilai tidak adil karena sebelumnya tidak pernah ada larangan hal serupa. Bahkan masyarakat umum pun bebas mengambil gambar atau swafoto di lokasi seperti saat pelipatan surat suara pemilu di ruang pola oleh KPUD Selayar.

Secara tegas, Ketua IJAS Selayar meminta kepada Bupati Kep. Selayar selaku penanggungjawab pemerintah di Kabupaten Kepulauan Selayar untuk memberi peringatan serta menindak tegas atas perlakukan jajarannya kepada wartawan saat meliput kegiatan pembangunan dan politik pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Selayar. (Ijas).
loading...