Dugaan Pungli di Pasar Mini Sengkang, Amran Mahmud Panggil Instansi Terkait !

0 Viewers
Share:

Bupati Wajo : Amran Mahmud 

WAJO - Adanya dugaan pungutan liar (Pungli) yang terjadi di Pasar Mini Sengkang nampaknya membuat Bupati Wajo harus bergerak cepat. Menindaklanjuti adanya informasi tersebut, Bupati Wajo Amran Mahmud langsung memanggil instansi terkait untuk menjelaskan dugaan pungli Pasar Mini Sengkang, Kamis (5/3/2020).

Mereka yang dipanggil adalah Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Perhubungan, Plt Kadis Perindagkop dan UKM, Kasatpol PP,  Damkar dan Penyelamatan. Pemanggilan tersebut selain dimaksudkan untuk menjelaskan dugaan pungli, juga untuk mengetahui progres kinerja instansi terkait.

Di hadapan para pejabat terkait, Bupati Wajo, Amran Mahmud mempertegas kembali komitmennya dalam memberantas praktek pungli di Kabupaten Wajo.

"Jika memang ada dugaan pungli  kiranya diusut tuntas. Sebab, hal tersebut tidak dibenarkan dan membuat masyarakat tidak nyaman, apalagi kita semua telah berkomitmen untuk menghadirkan pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan bebas KKN," tegas Amran.

Amran Mahmud menduga bahwa kemungkinan ada oknum yang memanfaatkan kesempatan dan mengatasnamakan Bupati untuk melakukan pungutan di luar dari ketentuan yang ada atau pungli. Sehingga, jika ada indikasi dugaan tersebut, masyarakat diminta agar melaporkan secara detail. "Kami tidak akan melindungi oknum yang mau mengambil keuntungan apalagi dengan mengatasnamakan Bupati," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Wajo, Taqwa Gafar, mengaku mendukung langkah Bupati dalam mengusut dugaan pungli yang terjadi di Pasar Mini. Langkah tegas itu merupakan bentuk konkret bahwa orang nomor satu di Pemkab Wajo ini serius dalam memberantas segala bentuk praktik pungli hingga akar-akarnya.

"Langkah ini diharapkan bisa memberikan efek jera terhadap semua oknum yang melakukan praktek pungli, baik di lingkup Pemkab Wajo maupun terhadap oknum yang mengatasnamakan Bupati," tegasnya.

Sebelumnya, Bupati Wajo, Amran Mahmud me-warning seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Wajo agar tidak bermain-main dengan praktik pungutan liar. Ia mengancam akan memberikan sanksi tegas bagi pelaku pungli di Kabupaten Wajo.

Penegasan itu disampaikan Bupati menyusul adanya dugaan pungli di Pasar Mini Sengkang usai sidak Anggota DPRD Kabupaten Wajo beberapa waktu lalu.

"Saya minta seluruh pihak termasuk masyarakat ikut mengawasi. Kalau ada praktik pungli tolong segera laporkan. Jika nantinya ditemukan adanya praktik pungli, khususnya yang dilakukan oleh unsur pemerintah, maka pihaknya berjanji akan memberikan tindakan tegas. Kami tidak akan melindungi oknum yang mau mengambil keuntungan apalagi dengan mengatasnamakan Bupati," tegasnya. (Otn).
loading...