Penerima Beda Rumah di Desa Kapita Berterima Kasih Dengan Bantuan Tersebut

0 Viewers
Share:


JENEPONTO - Setelah Sekretaris Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Kabupaten Jeneponto, Mashur DT angkat bicara di media ini, mengenai temuannya di pengerjaan bedah Rumah Tak Layak Huni (Rutilahu) dari Kementrian Sosial (Kemensos) tahun 2019- 2020 yang di kerjakan di Kabupaten Jeneponto.

Pemilik Toko Rezky Utama, Drs. H. Muhammad selaku Supplier bedah Rumah Tak Layak Huni (Rutilahu) di Kabupaten Jeneponto menampik hal itu, "Kalau memang ada penerima manfaat yang tidak menerima bahan material yang telah diantarkan kami siap mengganti. Sebab, kami kerjakan sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB)," ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan Drs. H. Muhammad, apabila ada penerima manfaat yang tidak menerima bahan material yang telah diantarkan, kami siap mengganti. Silahkan ke toko kami, kalau menganggap kwalitas bahan materialnya tidak bagus dan tak sesuai dengan RAB," kata Drs. H. Muhammad yang dikutip dari Sekretaris Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Kabupaten Jeneponto, Mashur DT, Minggu (29/03).

Drs. H. Muhammad juga menambahkan bahwa pendistribusian bahan material ke masyarakat sudah selesai sejak dua bulan lalu. "Semua bahan material telah diterima masyarakat  dan sampai sekarang belum ada masyarakat keberatan yang langsung datang ke tokoh kami,  sehingga kami menganggap bahwa selama ini tidak ada masalah di pengerjaan bedah Rutilahu di Jeneponto," ucap Drs. H. Muhammad.

Pastinya kami tidak berani mengantarkan bahan material kepenerima manfaat kalau tidak sesuai dengan RAB, tegas Drs. H. Muhammad.

Hal ini dibenarkan salah satu penerima manfaat inisial
DN, semua bahan material yang diantarkan oleh Supplier sudah sesuai dengan kebutuhan kami dan menurut saya kwalitasnya juga sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB).

"Kalaupun ada penerima manfaat yang menganggap bahwasanya bahan material yang diantarkan oleh supplier tak sesuai dengan RAB, itu keliru. Justru kita seharusnya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah dan Supplier karena kita diberikan bantuan," ujarnya. (Ikbal).
loading...