Libatkan Masyarakat Desa, Padat Karya Tunai Ditakalar Harapan Baru Bagi Petani, Ini Kata PJs Kades Banyuanyara

0 Viewers
Share:


Takalar, - Warga Dusun Kunjung, Desa Banyuanyara kecamatan Sanrobone kab. Takalar Sulawesi selatan, kini mendapat harapan baru dengan dibangunnya Akses peningkatan Jalan tani yang anggarannya bersumber dari Dana Desa dengan skema Padat Karya Tunai. (22/5/2020)

Akses jalan Tani tersebut, menjadi salasatu prioritas pemerintah desa Banyuanyara Dan menjadi nadi perkonomian masyarakat desa kurang lebih 80 %, mengingat desa banyuanyara itu sendiri mayoritas mata pencahariannya dari hasil produksi pertanian. Sehingga inisiatif ini muncul pasca Musdes dan musrebang desa kemarin.


Nampak terlihat ditengah cuaca yang mendung, para pekerja baik ibu-ibu dan para bapak-bapak yang sedang melakukan aktivitas padat karya sangat antusias memulai pekerjaannya dengan semangat yang disaksikan oleh kepala desa banyuanyara.

Penjabat Sementara Kepala desa Banyuanyara Bohari, SE, yang sering disapa daeng Kulle mengungkapkan " Bahwa Pemanfaatan dana desa ini sudah sesuai hasil, sejumlah program infrastruktur sudah mulai dibangun, seperti Jalan tani ditengah sawah sampai dengan jalur jalan poros, selama ini masyarakat petani disaat panen,masyarakat harus mutar,jadi kalau hujan kewalahan. Sekarang masyarakat lebih mudah melewati." Ujar Bohari Daeng Kulle, selaku PJs. kepala desa banyuanyara.

Lanjut dikatannya sapaan Akrabnya Bohari, Pembangunannya ini sudah sesuai dengan hasil musyawarah desa. "Apa yang kami bangun sesuai dengan kebutuhan warga. Kami fokus pada petani karenanya membuat jalan tani. 

Salasatu warga yang diminta tanggapannya terkait pembangunan akses jalan Tani mengatakan bahwa dulu jika ke sawah harus memutar dengan jarak 1 sampai 2 kilometer dan jalanan agak becek Namun, dengan adanya perbaikan jalan, dirinya kini hanya menempuh sepanjang 1 kilometer.


"Dengan adanya jalan tani ini memudahkan kami untuk mengangkut hasil panen. Yang dulunya kami harus jalan kaki saat mengangkut hasil panen, selain itu membutuhkan waktu yang lebih lama, sekarang setelah ada jalan tani kami bisa mengangkut hasil panen dengan kendaraan bermotor dan lebih cepat,"Ungkap Warga.

Untuk Diketahui, pembangunan akses jalan Tani yang dikerjakan Sepajang 140 meter tersebut yang bersumber dari dana desa Banyuanyara Tahun Anggaran 2020. yaitu sebesar Rp. 92.323.000.
 Dengan "Pengerjaan dengan skema padat karya tunai ini melibatkan sekitar puluhan  orang warga miskin dan pengangguran di desa.(Sau).
loading...